Tabel Konversi Nilai Kurikulum 2013 ke Kurikulum 2006


Penghentian kurikulum 2013 yang bersifat terbatas pada sekolah yang baru menerapkan kurikulum 2013 baru satu semester, tentu saja menyisakan beberapa persoalan. Persoalan muncul ketika sekolah-sekolah tersebut diminta kembali menggunakan kurikulum 2006. Padahal raport semester 1 sudah dibagikan. Persoalan yang muncul adalah adanya perbedaan penilaian kurikulum 2013 dengan kurikulum 2006. Seperti yang kita ketahui, skala penilaian kurikulum 2013 berskala 1-4 sedangkan, kurikulum 2006 berskala 0-100. 

Selain prbedaan skala penilaian, pada penilaian kurikulum 2013 penilaian meliputi tiga ranah yaitu ranah sikap, pengetahuan, dan praktik yang masing-masing mempunyai nilai tersendiri. Pada kurikulum 2006 nilai yang diperoleh siswa hanya satu saja. Sehingga, sekolah akan kesulitan untuk menentukan kriteria kenaikan siswanya.

Untuk itu, pemerintah telah mengantisipasi hal tersebut dengan mengeluarkan Juknis bersama dirjen pendidikan dasar dan dirjen pendidikan menengah yang mengatur konversi nilai kurikulum 2013 ke kurikulum 2006. Dalam lampiran juknis tersebut, dilampirkan tiga tabel konversi yang dapat digunakan sekolah untuk mengkonversi nilai dari kurikulum 2013 ke kurikulum 2013. Berikut ini adalah lampiran sekaligus tabel konversinya.
Tabel Konversi Nilai Kurikulum 2013 ke Kurikulum 2006

Tabel Konversi Nilai Kurikulum 2013 ke Kurikulum 2006Tabel Konversi Nilai Kurikulum 2013 ke Kurikulum 2006

Namun, tabel konversi di atas masih menyisakan beberapa permasalahan. Pada tabel 1 keterangan konversi nilai cukup lengkap, tetai yang menjadi pertanyaan apakah keterangan tersebut hanya berlaku pada tabel 1 (untuk SD) saja atau keterangan tersebut juga berlaku untuk tabel 2 dan tabel 3. Kemudian pada tabel 1 dan tabel 2 konversi nilai kurikulum 2006 menggunakan nilai satuan sedangkan  beberapa sekolah menggunakan nilai puluhan.


Semoga bermanfaat

Terima kasih atas komentar yang telah anda berikan
EmoticonEmoticon